10 Fakta Menarik tentang Industri Kertas Daur Ulang di Indonesia
10/11/2025 | ArtikelIndustri kertas daur ulang di Indonesia memainkan peran penting dalam menjaga lingkungan sekaligus mendukung ekonomi berkelanjutan. Di tengah meningkatnya kesadaran terhadap pengelolaan sampah, daur ulang kertas menjadi solusi nyata untuk mengurangi limbah dan penebangan hutan. Berikut 10 fakta menarik yang perlu kamu ketahui tentang industri ini.
1. Indonesia Termasuk Produsen Kertas Daur Ulang Terbesar di Asia Tenggara
Indonesia memiliki beberapa pabrik besar yang memproduksi kertas daur ulang untuk kebutuhan domestik maupun ekspor. Beberapa di antaranya berlokasi di Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sumatera.
2. Lebih dari 50% Bahan Baku Industri Kertas Berasal dari Kertas Bekas
Setiap tahunnya, jutaan ton kertas bekas dikumpulkan dari rumah tangga, kantor, hingga sekolah. Kertas-kertas ini kemudian diolah kembali menjadi kertas baru, karton, atau kemasan ramah lingkungan.
3. Menghemat Ribuan Pohon Setiap Tahun
Daur ulang satu ton kertas dapat menyelamatkan sekitar 17 pohon. Dengan kapasitas industri yang besar, Indonesia berhasil menghemat ratusan ribu pohon setiap tahunnya berkat proses daur ulang.
4. Menghemat Energi dan Air
Proses pembuatan kertas daur ulang menggunakan lebih sedikit energi dan air dibandingkan pembuatan kertas baru dari kayu. Hal ini membantu mengurangi jejak karbon industri dan menjaga kelestarian sumber daya air.
5. Didukung oleh Banyak Usaha Kecil dan Komunitas
Selain pabrik besar, banyak UMKM dan komunitas lingkungan yang bergerak di bidang pengumpulan dan pengolahan kertas bekas. Mereka berperan penting dalam rantai pasok industri daur ulang nasional.
6. Jenis Kertas yang Paling Banyak Didaur Ulang Adalah Kardus
Kardus bekas dari toko dan industri e-commerce menjadi bahan utama untuk daur ulang karena mudah dikumpulkan dan bernilai ekonomi tinggi.
7. Kertas Daur Ulang Tak Selalu Berwarna Cokelat
Banyak yang mengira kertas daur ulang selalu kusam, padahal kini teknologi pemrosesan sudah maju. Beberapa pabrik mampu menghasilkan kertas putih berkualitas tinggi dari bahan daur ulang.
8. Mendukung Ekonomi Sirkular
Industri kertas daur ulang menjadi contoh nyata ekonomi sirkular, di mana limbah dari satu sektor bisa menjadi bahan baku bagi sektor lain. Ini mengurangi ketergantungan pada sumber daya alam baru.
9. Meningkatnya Kesadaran Masyarakat
Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat Indonesia semakin sadar akan pentingnya memilah dan mendaur ulang kertas. Sekolah dan kantor kini banyak yang menerapkan program “zero waste paper”.
10. Potensi Industri Terus Bertumbuh
Dengan meningkatnya kebutuhan kemasan ramah lingkungan dan kebijakan pemerintah terkait pengurangan sampah, industri kertas daur ulang di Indonesia memiliki prospek cerah untuk masa depan.