Kertas Bekas dan Peranannya dalam SDGs
07/10/2025 | ArtikelDalam era modern yang semakin menekankan pentingnya pembangunan berkelanjutan, konsep Sustainable Development Goals (SDGs) menjadi pedoman global bagi negara dan pelaku industri. Salah satu langkah sederhana namun berdampak besar untuk mendukung tujuan tersebut adalah pemanfaatan kertas bekas.
Meski tampak sepele, kertas bekas memiliki peran penting dalam mencapai banyak aspek SDGs — dari pengelolaan limbah, ekonomi hijau, hingga pelestarian lingkungan.
Berikut adalah 10 peranan utama kertas bekas dalam mendukung pencapaian SDGs (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan).
1. SDG 12 – Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab
Pemanfaatan kertas bekas membantu menciptakan pola produksi yang efisien dan berkelanjutan. Dengan mendaur ulang, industri mengurangi ketergantungan pada bahan baku baru, sekaligus menekan volume limbah yang berakhir di TPA.
2. SDG 13 – Penanganan Perubahan Iklim
Daur ulang kertas dapat menurunkan emisi karbon secara signifikan. Proses produksi kertas daur ulang membutuhkan energi dan air lebih sedikit dibanding kertas baru, sehingga berkontribusi dalam mitigasi perubahan iklim.
3. SDG 15 – Menjaga Ekosistem Daratan
Menggunakan kembali kertas berarti mengurangi kebutuhan penebangan pohon. Hal ini secara langsung membantu menjaga keanekaragaman hayati, mencegah erosi tanah, dan melindungi ekosistem hutan dari eksploitasi berlebihan.
4. SDG 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
Bisnis kertas bekas menciptakan banyak lapangan kerja — mulai dari pengumpulan, penyortiran, hingga pengolahan. Industri ini mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dengan prinsip keberlanjutan.
5. SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur
Teknologi daur ulang kertas terus berkembang, melahirkan inovasi dalam bahan kemasan, desain produk, dan pengelolaan limbah industri. Pengembangan infrastruktur hijau ini memperkuat sistem industri yang berkelanjutan.
6. SDG 11 – Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan
Program pengumpulan dan daur ulang kertas membantu menciptakan kota yang lebih bersih dan tertib dalam pengelolaan sampah. Selain itu, masyarakat juga menjadi lebih sadar pentingnya ekonomi sirkular.
7. SDG 4 – Pendidikan Berkualitas
Banyak lembaga pendidikan yang kini memanfaatkan kertas bekas untuk kegiatan pembelajaran kreatif. Selain menghemat biaya, langkah ini mengajarkan siswa tentang tanggung jawab lingkungan dan daur ulang sejak dini.
8. SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Daur ulang kertas mendorong kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat. Kemitraan ini mempercepat pencapaian SDGs melalui aksi nyata seperti pengelolaan sampah terpadu dan program ekonomi hijau.
9. SDG 1 & 10 – Pengentasan Kemiskinan dan Mengurangi Kesenjangan
Industri daur ulang kertas membuka peluang ekonomi bagi masyarakat menengah ke bawah, terutama di sektor informal. Pengumpulan dan penjualan kertas bekas menjadi sumber pendapatan yang layak dan berkelanjutan.
10. SDG 14 – Ekosistem Lautan
Dengan mengurangi volume sampah yang tidak terkelola, termasuk kertas yang berakhir di sungai dan laut, daur ulang membantu menjaga kebersihan ekosistem laut.