Kertassindo dan Prinsip Material yang Bertanggung Jawab
13/01/2026 | ArtikelPenggunaan material dalam industri tidak lagi sekadar soal fungsi dan biaya. Tanggung jawab terhadap proses, lingkungan, dan keberlanjutan menjadi bagian dari pertimbangan strategis. Kertassindo mengintegrasikan prinsip material yang bertanggung jawab dalam setiap rantai pasoknya.
1. Material yang Dirancang untuk Digunakan secara Efisien
Kertassindo memprioritaskan kertas yang optimal dalam pemakaian, sehingga mengurangi pemborosan di tingkat produksi.
2. Konsistensi sebagai Bentuk Tanggung Jawab Teknis
Kualitas yang konsisten mencerminkan tanggung jawab terhadap proses industri pelanggan, bukan sekadar pemenuhan spesifikasi minimum.
3. Pengendalian Limbah Produksi
Material yang stabil membantu menekan tingkat reject dan limbah, menjadikan proses produksi lebih terkendali.
4. Dukungan terhadap Praktik Industri Berkelanjutan
Kertassindo memposisikan material sebagai bagian dari sistem industri yang harus selaras dengan prinsip keberlanjutan.
5. Transparansi Spesifikasi Material
Informasi teknis yang jelas memungkinkan industri mengambil keputusan berbasis data, bukan asumsi.
6. Keseimbangan antara Kinerja dan Dampak Lingkungan
Prinsip material yang bertanggung jawab tidak mengorbankan performa demi klaim ramah lingkungan yang semu.
7. Stabilitas Pasokan sebagai Komitmen Jangka Panjang
Tanggung jawab material juga berarti menjaga kontinuitas pasokan agar industri dapat beroperasi tanpa gangguan.
8. Adaptasi terhadap Kebutuhan Industri yang Beragam
Kertassindo memahami bahwa setiap sektor memiliki tuntutan berbeda, sehingga pendekatan material tidak diseragamkan secara kaku.
9. Material sebagai Bagian dari Manajemen Risiko
Pemilihan material yang tepat membantu industri mengelola risiko operasional, finansial, dan reputasi.
10. Prinsip Bertanggung Jawab sebagai Fondasi Kepercayaan
Dengan mengedepankan tanggung jawab material, Kertassindo membangun kepercayaan jangka panjang dengan mitra industrinya.