Kertassindo dan Upaya Mengurangi Jejak Material

03/02/2026 | Artikel

Dalam industri kertas, jejak material bukan hanya soal berapa banyak bahan baku yang digunakan, tetapi seberapa efektif material tersebut menghasilkan nilai. Kertassindo memandang pengurangan jejak material sebagai pendekatan menyeluruh—menggabungkan desain produk, disiplin operasional, dan kolaborasi rantai pasok—untuk mencapai efisiensi yang nyata dan berkelanjutan.

1. Optimalisasi Spesifikasi untuk Fungsi Nyata

Kertassindo menyesuaikan spesifikasi kertas berdasarkan fungsi aktual di lapangan. Pendekatan ini menghindari penggunaan material berlebih yang tidak menambah nilai pada proses pengguna.

2. Konsistensi Kualitas untuk Menekan Limbah

Kualitas yang konsisten mengurangi risiko reject dan penggunaan ulang. Setiap lembar yang bekerja sesuai rencana berarti lebih sedikit material yang terbuang.

3. Pendekatan Data dalam Pengendalian Produksi

Pengurangan jejak material dimulai dari data. Kertassindo menggunakan evaluasi performa produksi untuk mengidentifikasi titik pemborosan dan peluang efisiensi.

4. Desain Produk yang Mendukung Daur Ulang

Produk dirancang agar mudah diproses kembali setelah digunakan. Dengan demikian, material tetap berada dalam siklus pemanfaatan, bukan berakhir sebagai limbah.

5. Efisiensi di Sepanjang Rantai Pasok

Jejak material tidak hanya tercipta di pabrik, tetapi juga dalam distribusi dan penyimpanan. Kertassindo mendorong pengemasan dan logistik yang lebih efisien untuk mengurangi kehilangan material.

6. Pemilihan Bahan Baku yang Bertanggung Jawab

Sumber bahan baku dipilih dengan mempertimbangkan keberlanjutan dan ketelusuran. Langkah ini membantu menekan dampak lingkungan sejak tahap paling awal.

7. Pengurangan Variasi untuk Stabilitas Proses

Variasi spesifikasi yang berlebihan sering memicu inefisiensi. Kertassindo menekan kompleksitas produk agar proses produksi dan penggunaan lebih stabil.

8. Edukasi Pengguna tentang Pemakaian Efisien

Upaya pengurangan jejak material juga melibatkan pengguna. Panduan teknis membantu pelanggan menggunakan kertas secara optimal, tanpa pemborosan.

9. Inovasi Berbasis Efisiensi, Bukan Volume

Inovasi difokuskan pada peningkatan kinerja per satuan material, bukan sekadar meningkatkan volume produksi. Nilai diukur dari efisiensi, bukan kuantitas.

10. Nilai Jangka Panjang bagi Industri

Dengan jejak material yang lebih kecil, industri menjadi lebih tangguh terhadap keterbatasan sumber daya dan regulasi lingkungan di masa depan.