Mengapa Daur Ulang Kertas Dapat Menghemat Energi dan Air
09/11/2025 | ArtikelDaur ulang kertas merupakan salah satu cara paling efektif untuk menjaga kelestarian lingkungan. Selain mengurangi penebangan pohon, kegiatan ini juga terbukti mampu menghemat energi dan air dalam jumlah besar. Berikut adalah 10 alasan mengapa daur ulang kertas sangat penting untuk penghematan energi dan air:
1. Mengurangi Kebutuhan Produksi Kertas Baru
Membuat kertas dari bahan daur ulang membutuhkan energi jauh lebih sedikit dibanding membuat kertas dari kayu mentah. Proses pemurnian serat kayu memerlukan pemanasan dan bahan kimia yang sangat intensif, sedangkan kertas bekas sudah memiliki serat siap olah.
2. Menghemat Energi Hingga 60–70%
Menurut berbagai penelitian lingkungan, daur ulang kertas dapat menghemat hingga 60–70% energi dibandingkan dengan produksi kertas baru. Energi yang biasanya digunakan untuk menebang pohon, mengangkut kayu, dan mengolah pulp dapat ditekan secara signifikan.
3. Mengurangi Penggunaan Air
Proses pembuatan pulp dari kayu memerlukan banyak air untuk memisahkan serat dan membersihkan bahan kimia. Dengan mendaur ulang, kebutuhan air tersebut dapat dikurangi hingga 50% atau lebih, karena serat kertas bekas lebih mudah diproses.
4. Menurunkan Emisi Gas Rumah Kaca
Produksi kertas baru menghasilkan gas CO₂ dari pembakaran bahan bakar dan proses kimia. Dengan mendaur ulang, kebutuhan energi dari bahan bakar fosil menurun, sehingga emisi gas rumah kaca berkurang.
5. Mengurangi Limbah di Tempat Pembuangan Akhir
Kertas yang dibuang ke TPA membusuk dan menghasilkan gas metana, yang 25 kali lebih berbahaya daripada CO₂. Daur ulang mencegah hal ini, sekaligus mengurangi kebutuhan energi untuk mengelola sampah.
6. Menghemat Sumber Daya Alam
Daur ulang kertas membantu mengurangi penebangan pohon, yang berarti menjaga cadangan air tanah dan menurunkan energi yang dibutuhkan untuk penanaman, pemeliharaan, serta pengangkutan kayu.
7. Proses Pemutihan yang Lebih Ramah Lingkungan
Kertas daur ulang memerlukan lebih sedikit bahan kimia pemutih karena warnanya sudah cukup terang. Proses ini tidak hanya menghemat energi, tetapi juga menghemat air yang biasanya digunakan untuk mencuci bahan kimia tersebut.
8. Mengurangi Energi Transportasi
Kertas bekas umumnya dikumpulkan secara lokal dan diproses di wilayah yang sama, sehingga menghemat energi transportasi dibandingkan bahan baku kayu yang harus diangkut dari hutan ke pabrik.
9. Memperpanjang Umur Pabrik dan Mesin Produksi
Pembuatan kertas dari bahan daur ulang lebih ringan bagi mesin dan tidak memerlukan tekanan atau suhu tinggi, sehingga mengurangi konsumsi energi listrik dalam proses produksi.
10. Mendorong Gaya Hidup Hemat Energi
Dengan mendaur ulang, masyarakat menjadi lebih sadar pentingnya efisiensi energi dan air. Semakin banyak orang berpartisipasi, semakin besar dampak positif terhadap penghematan energi nasional.