Mengapa Pemerintah Harus Dorong Industri Kertas Bekas?

29/09/2025 | Artikel

Industri kertas bekas atau daur ulang kertas merupakan salah satu sektor strategis yang kerap terabaikan. Padahal, peran industri ini sangat penting dalam mengurangi ketergantungan pada bahan baku kayu, menjaga kelestarian hutan, sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru. Pemerintah memiliki tanggung jawab besar untuk mendorong berkembangnya industri kertas bekas di Indonesia. Berikut beberapa alasannya:

1. Mengurangi Ketergantungan pada Impor Bahan Baku

Banyak industri kertas di Indonesia masih mengandalkan bahan baku impor, terutama pulp. Dengan memperkuat industri kertas bekas, pemerintah bisa menekan ketergantungan ini sekaligus memperkuat kemandirian nasional.

2. Mendukung Program Lingkungan dan Penghijauan

Setiap ton kertas daur ulang dapat menyelamatkan belasan pohon dari penebangan. Dorongan pemerintah pada industri kertas bekas otomatis berkontribusi pada program penghijauan dan pelestarian hutan.

3. Mengurangi Beban TPA

Sampah kertas merupakan salah satu komponen terbesar di Tempat Pembuangan Akhir. Jika didaur ulang secara industri, volume sampah berkurang drastis, sehingga mengurangi biaya pengelolaan limbah perkotaan.

4. Menciptakan Lapangan Kerja Baru

Industri kertas bekas memiliki rantai pasok yang panjang, mulai dari pemulung, bank sampah, hingga pabrik daur ulang. Dukungan pemerintah akan membuka lebih banyak peluang kerja untuk masyarakat.

5. Meningkatkan Nilai Ekonomi Kertas Bekas

Selama ini kertas bekas sering dipandang tidak bernilai. Padahal, dengan regulasi dan insentif yang tepat, kertas bekas bisa menjadi komoditas bernilai tinggi yang menggerakkan ekonomi sirkular.

6. Mendukung Ekonomi Sirkular Nasional

Industri kertas bekas menjadi contoh nyata penerapan ekonomi sirkular: mengurangi limbah, memanfaatkan kembali sumber daya, dan menciptakan produk baru. Ini sejalan dengan target pembangunan berkelanjutan (SDGs).

7. Menjadi Solusi Perubahan Iklim

Produksi kertas baru menghasilkan emisi karbon cukup besar. Dengan memperluas industri daur ulang, pemerintah dapat mengurangi jejak karbon sektor industri sekaligus berkontribusi pada target net zero emission.

8. Mendorong Inovasi Teknologi

Dengan adanya dukungan regulasi dan insentif, pelaku industri akan lebih terdorong untuk mengembangkan teknologi daur ulang yang efisien, ramah lingkungan, dan bernilai tambah tinggi.

9. Meningkatkan Daya Saing Global

Negara-negara maju sudah lama mengembangkan industri daur ulang kertas. Jika Indonesia serius mendorong sektor ini, kita bisa menjadi pemain penting dalam pasar kertas daur ulang dunia.

10. Menunjukkan Komitmen Pemerintah pada Keberlanjutan

Dorongan terhadap industri kertas bekas adalah bukti nyata bahwa pemerintah serius menjaga lingkungan, membangun ekonomi hijau, dan melibatkan masyarakat dalam pembangunan berkelanjutan.