Panduan Memilah dan Mengumpulkan Kertas Bekas

21/09/2025 | Artikel

Kertas bekas adalah salah satu jenis limbah yang paling mudah didaur ulang. Namun, pengelolaan yang asal-asalan membuat kertas kehilangan nilai guna. Agar lebih bermanfaat, diperlukan cara yang tepat dalam memilah dan mengumpulkan kertas bekas. Berikut adalah 10 panduan praktis yang bisa Anda terapkan:

1. Pisahkan Kertas dari Sampah Lain

Langkah pertama adalah memisahkan kertas dari sampah organik maupun plastik. Kertas yang kotor atau tercampur minyak akan sulit diolah kembali.

2. Bedakan Jenis Kertas

Kertas memiliki banyak jenis, seperti kertas HVS, koran, majalah, kardus, hingga kertas buram. Dengan memisahkan jenisnya, kualitas daur ulang akan lebih baik.

3. Gunakan Wadah atau Karung Khusus

Sediakan wadah terpisah untuk menampung kertas bekas. Bisa berupa kardus besar atau karung yang kering agar kertas tetap terjaga.

4. Hindari Tempat Lembap

Simpan kertas di tempat yang kering dan terlindung dari air hujan. Kertas yang lembap atau berjamur akan berkurang nilainya.

5. Ratakan atau Lipat Rapi

Sebelum dikumpulkan, kertas bisa diratakan atau dilipat agar lebih hemat ruang. Kardus juga bisa dipipihkan supaya mudah disusun.

6. Ikat dalam Bundel

Jika kertas sudah terkumpul banyak, ikat menjadi bundel sesuai jenisnya. Hal ini mempermudah pengangkutan dan menjaga agar tidak tercecer.

7. Manfaatkan Kertas Layak Pakai

Sebelum benar-benar dikumpulkan untuk didaur ulang, periksa apakah kertas masih memiliki sisi kosong yang bisa digunakan ulang untuk catatan atau konsep.

8. Gunakan Sistem Pemilahan di Rumah atau Kantor

Buat kebiasaan memilah sejak awal dengan menaruh tempat khusus kertas bekas di rumah, sekolah, atau kantor. Cara ini membantu membangun budaya ramah lingkungan.

9. Kerjasama dengan Bank Sampah atau Pengepul

Setelah terkumpul, kertas bekas bisa dijual ke pengepul atau disetorkan ke bank sampah. Selain membantu lingkungan, Anda juga mendapat manfaat ekonomi.

10. Ajak Lingkungan Sekitar

Libatkan keluarga, rekan kerja, atau komunitas dalam kegiatan memilah dan mengumpulkan kertas bekas. Semakin banyak orang yang ikut, semakin besar dampaknya bagi lingkungan.