Peran Kertas Bekas dalam Menekan Pemanasan Global

24/08/2025 | Artikel

Pemanasan global menjadi isu serius yang dihadapi seluruh dunia. Salah satu penyebab utamanya adalah penebangan hutan yang masif untuk kebutuhan industri, termasuk produksi kertas. Namun, keberadaan kertas bekas justru dapat menjadi solusi jika dimanfaatkan dengan baik. Berikut adalah 10 peran kertas bekas dalam menekan pemanasan global:


1. Mengurangi Penebangan Pohon

Kertas berasal dari serat kayu. Dengan mendaur ulang kertas bekas, kebutuhan penebangan pohon baru dapat ditekan sehingga hutan tetap lestari. Hutan berperan penting dalam menyerap karbon dioksida, gas utama penyebab pemanasan global.

2. Menekan Emisi Karbon dari Produksi Kertas Baru

Proses produksi kertas dari bahan baku kayu membutuhkan energi besar dan menghasilkan emisi karbon tinggi. Menggunakan kertas bekas sebagai bahan daur ulang jauh lebih hemat energi dan menghasilkan emisi karbon yang lebih rendah.

3. Mengurangi Timbunan Sampah di TPA

Kertas bekas yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) akan menumpuk dan menghasilkan gas metana ketika terurai. Gas metana memiliki potensi pemanasan global 25 kali lebih besar dibandingkan karbon dioksida. Daur ulang kertas membantu mengurangi emisi tersebut.

4. Mendukung Prinsip Ekonomi Sirkular

Pemanfaatan kertas bekas menjadi produk baru memperpanjang siklus hidup bahan dan mendukung ekonomi sirkular. Hal ini mengurangi eksploitasi sumber daya alam yang berdampak langsung pada pemanasan global.

5. Menekan Penggunaan Air dalam Produksi

Produksi kertas baru membutuhkan air dalam jumlah besar. Dengan memanfaatkan kertas bekas, kebutuhan air dapat ditekan hingga 50%, yang berarti mengurangi beban lingkungan sekaligus menurunkan jejak karbon.

6. Mengurangi Polusi Udara

Pabrik kertas menghasilkan polusi udara dari pembakaran energi fosil. Dengan daur ulang kertas bekas, jumlah polusi udara dapat ditekan, sehingga udara lebih bersih dan pemanasan global bisa diminimalkan.

7. Mengurangi Konsumsi Energi Listrik

Proses mendaur ulang kertas bekas membutuhkan energi lebih sedikit dibandingkan membuat kertas dari kayu baru. Efisiensi energi ini membantu menekan pembakaran bahan bakar fosil yang menjadi penyebab utama pemanasan global.

8. Mendorong Kesadaran Lingkungan

Pemanfaatan kertas bekas bukan hanya solusi teknis, tetapi juga edukatif. Masyarakat yang terbiasa mendaur ulang kertas akan lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dan menekan pemanasan global.

9. Meningkatkan Nilai Ekonomi Ramah Lingkungan

Kertas bekas dapat dijadikan bahan baku untuk berbagai produk seperti karton, tisu, hingga kerajinan tangan. Hal ini membuka peluang bisnis hijau yang tidak hanya mengurangi pemanasan global tetapi juga menumbuhkan ekonomi berkelanjutan.

10. Mendukung Target Net Zero Emission

Dengan mengurangi emisi dari proses produksi, konsumsi energi, dan penebangan pohon, pemanfaatan kertas bekas berkontribusi nyata pada pencapaian target net zero emission yang sedang digalakkan dunia.